Cara Membedakan Burung Kenari Jantan Dan Betina

     

    Burung Kenari Jantan dan Betina

    Burung kenari dikenal karena kecantikan dan suaranya dan telah dipelihara sebagai hewan peliharaan sejak tahun 1400-an. Kenari peliharaan menghabiskan banyak waktu di kandangnya, jadi membutuhkan kandang berukuran cukup besar dengan tempat bertengger di kedua ujungnya untuk memberi mereka ruang terbang maksimum.

    Burung kenari yang memiliki suara kicau yang merdu adalah burung jantan.  Biasanya burung jantan berkicau untuk menarik perhatian betina, jadi jika ingin mendengar suara kenari yang gacor, tidak boleh dipasangkan dalam satu sangkar.  

    Cara membedakan burung Kenari Jantan dan Betina

    Bagi pemula, membedakan jenis kelamin burung kenari adalah tugas yang agak rumit.  Bahkan para ahli pun bisa salah ketika harus mengidentifikasi apakah burung kenari itu jantan atau betina. 

    Di luar musim kawin, kenari harus selalu dipisahkan.  Burung kenari jantan bertarung satu sama lain, terkadang dengan hasil yang fatal. 

    Berikut adalah cara membedakan burung kenari jantan dan betina :
    1. Burung yang sudah dewasa akan lebih mudah dibedakan menurut bentuknya.  Kenari jantan umumnya lebih atletis, memiliki pose lebih tegak, dan lebih ramping.  Betina biasanya berukuran lebih kecil, tubuh dan kepalanya lebih bulat.  Bahkan pada jenis burung kenari tertentu jenis kelaminnya dapat dibedakan berdasarkan warna bulunya.  Bulu burung kenari jantan jauh lebih mencolok daripada bulu betina.

    2. Waktu terbaik untuk mendeteksi apakah kenari berkelamin  jantan atau betina adalah selama musim kawin.  Selama musim kawin, burung kenari menunjukkan perbedaan perilaku tertentu menurut jenis kelaminnya.  Kenari jantan biasanya berkicau dengan suara yang merdu dan intens untuk menarik perhatian si betina. Jika ada sepasang kenari di dalam kandang, burung kenari jantan akan mencoba memberi makan langsung dari paruhnya untuk merayu betina.  Jika ada kenari jantan lain, kadang menjadi agak lebih agresif.  Betina memiliki tingkah laku yang berbeda dan mulai mempersiapkan sarang mencari bahan yang berguna untuk membuat tempat yang aman dan empuk.  Beberapa betina berkicau tetapi, keindahan suaranya tidak segacor kenari jantan.

    3. Metode yang paling konkret untuk membedakan jenis kelamin burung kenari adalah dengan melihat daerah kloaka selama masa kawin.  Untuk dapat mengamati kloaka kita harus meniup atau membasahi dengan lembut untuk mendapatkan jarak pandang yang lebih baik.  Kenari jantan memiliki tonjolan di pintu kloaka yang disebut kancing, dan betina subur memiliki perut rata sampai ke kloaka.  Ini hanya dapat diamati selama masa kawin, tidak mungkin untuk mendeteksinya di lain waktu.

    4. Ada cara lain yang kurang lebih efektif untuk menentukan jenis kelamin burung kenari saat masih di dalam sarang. Kenari Jantan sering menundukkan kepala dan mengangkat ekornya. Sedangkan yang betina tidak melakukan hal tersebut.

    Terminologi dan asal-usul

    Istilah kenari secara populer menamai berbagai ras dari spesies "Serinus canaria". Tubuh kenari panjang dan kecil, dan memiliki bulu berwarna cerah, mata bulat kecil, dan paruh kecil berbentuk kerucut. Selain itu, pola makan mereka pada dasarnya sangat berat dan mereka suka berkicau dengan suara lembut.

    Di antara banyak praktik pengembangbiakan dan perkawinan burung domestik, budidaya kenari mungkin yang paling populer. Praktik ini telah menyebar ke negara-negara di Asia, Eropa dan Amerika. Namun, ini berkat penanganan mudah burung, efisiensi ekonomi dan kebutuhan mereka akan sedikit ruang. 

    Pembiakan dan perkawinan kenari bisa dilakukan di lingkungan kecil. Namun, burung perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Jika kenari sudah dalam tahap reproduksi, tips berikut ini terbukti sangat berguna.

    Perilaku kawin kenari dan siklus reproduksinya

    Langkah pertama dalam perkawinan kenari adalah memilih spesimen jantan dan betina yang paling cocok.  Inilah mengapa sangat penting untuk mengetahui siklus reproduksinya dengan lebih baik terlebih dahulu.

    Kebanyakan siklus reproduksi burung biasanya musiman.  Ini berarti mereka kawin selama waktu tertentu dalam setahun dan sesuai dengan kondisi habitat mereka.

    Di alam liar, kenari biasanya kawin saat siang hari lebih panjang dan siang hari lebih cerah. 

    Sangat direkomendasikan memilih jantan dan betina yang paling siap untuk kawin .  Cara yang ideal adalah mengamati perilaku, berat badan, usia, dan kesehatan mereka sambil memilih pasangan terbaik dengan lebih baik.


    Apa momen terbaik untuk kawin kenari?

    Betina mencapai kematangan seksual pada usia 7 bulan, sedangkan jantan mencapai kematangan seksual pada usia 9 bulan. Pada usia ini, mereka sudah subur, tetapi disarankan untuk menunggu hingga berusia satu tahun untuk memastikan perkembangbiakan yang lebih baik. 

    Burung kenari harus diberi makan dengan baik dan dalam keadaan sehat untuk berkembang biak secara efektif. Karakter mereka harus ceria dan dengan watak yang baik saat harus meranggas bulunya 3 bulan sebelum siklus reproduksi dimulai. Jika tidak, kawin dapat membahayakan nyawa pejantan, betina, dan anakan di masa depan. 

    Saat ini, banyak peternak memilih untuk merangsang periode pemanasan kenari secara artifisial untuk mempromosikan musim kawin mereka.

    Menjodohkan pasangan

    Sebenarnya cukup mudah untuk mengenali saat burung kenari sedang birahi . Demikian pula, cukup mudah untuk membedakan jantan dari betina pada saat musim kawin. 

    Pegang burung dan tiup udara ke bulu tubuh kenari bagian bawah, amati formasi berbeda dari area anus. Kenari jantan yang berahi memiliki tonjolan di daerah ini. Di sisi lain, betina akan memiliki area anus yang menggembung dan rata. 

    Begitu menyadari datangnya periode birahi pada pasangan kenari, burung bisa disatukan pada pagi hari pertama. Perkawinan kenari biasanya terjadi pada siang hari, saat sinar matahari melimpah. 

    Biasanya, jantan dan betina mulai kawin selama 3 hari pertama. Jika itu tidak terjadi, peternak menggunakan “trik” kecil. Trik ini terdiri dari menyalakan lampu pada malam hari, meningkatkan waktu kawin mereka. Tujuannya adalah untuk menerangi lingkungan dengan lembut, menirukan matahari terbit.

    Detail sarang dan tempat bertelur

    Jika perkawinan berhasil, betina harus segera mulai membangun sarang untuk bertelur. 

    Pada tahap ini, kita juga dapat memilih sarang buatan yang bagus untuk anakan. Sarang dari berbagai bahan, ukuran dan harga dijual di toko hewan peliharaan. Pilihannya harus dipengaruhi oleh ukuran kandang dan ruang yang tersedia. 

    Penting juga untuk memberi mereka beberapa bahan sarang, seperti rambut yang disterilkan. Betina sendiri akan menampungnya untuk membangun buaian untuk telurnya. 

    Betina biasanya bertelur satu telur per hari sampai mereka mencapai antara 4 hingga 6 bulan mengerami. Secara umum, burung kenari akan bertelur antara 4 dan 6 butir telur per kawin. 

    Jika sudah selesai bertelur, disarankan untuk melakukan inkubasi telur dengan bantuan.

    Telur-telur

    Setiap telur harus dikeluarkan dengan hati-hati dari sarang pada sore hari dan diganti dengan batu kecil. Telur tersebut kemudian ditempatkan dalam kotak kecil yang dilapisi dengan kapas bersih. Setelah betina selesai bertelur, selanjutnya telur dikembalikan ke sarang. 

    Prosedur ini memungkinkan anak kenari menetas pada waktu yang bersamaan. Selain itu, ini juga akan mencegah mereka menderita kurang makan karena prioritas induknya adalah memberi makan pada anakan lain.

    No comments for "Cara Membedakan Burung Kenari Jantan Dan Betina"

    Berlangganan via Email