9 Contoh Penerapan Internet of Things (IoT) di Dunia Nyata

    Menurut pendapat kami, berikut adalah 9 contoh terbaik aplikasi berbasis IoT di dunia saat ini.

    # 1) Sensor IoT


    Sensor IoT terdiri dari sensor manual maupun digital yang terhubung ke papan sirkuit (PCB) seperti Arduino Uno atau Raspberry Pi 2. Papan sirkuit dapat diprogram untuk mengukur berbagai data yang dikumpulkan dari perangkat sensor seperti sensor gas, suhu, kelembaban, tekanan, getaran , dan sensor gerak.

    Yang membedakan sensor IoT dari sensor sederhana adalah sensor IoT tidak hanya dapat mengumpulkan data pada fisik perangkat yang berbeda-beda saja, tetapi juga dapat mengirim data ke perangkat yang terhubung.

    Sensor IoT memungkinkan kontrol data tanpa batas (seamless) melalui pendekatan otomatisasi (actionable). Sensor dapat digunakan oleh bisnis untuk pemeliharaan prediktif, peningkatan efisiensi, dan pengurangan biaya.

    # 2) IoT Analisa Data (Data Analytic)

    Bisnis belakangan ini menggunakan analitik data IoT untuk menentukan tren dan pola dengan menganalisa data besar maupun data kecil. Aplikasi analisis data IoT dapat menganalisa data terstruktur (structured data), tidak terstruktur, dan semi-terstruktur untuk menghasilkan suatu insight yang memiliki makna.

    IoT dapat diterapkan pada analitik data untuk menyelidiki berbagai jenis data termasuk set data (dataset) gerak, data geografis, dan data perawatan kesehatan. Hal ini dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk analisa prediktif dan deskriptif untuk meningkatkan pengetahuan pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan nilai (value) bisnis.

    # 3) IoT Sistem Pelacakan (tracking) dan Pemantauan (monitoring)

    Banyak bisnis menggunakan sistem IoT untuk pelacakan aset. Perangkat pelacakan aset IoT menggunakan GPS atau frekuensi radio (RF) untuk melacak dan memantau properti (rumah/kantor/gudang dll). Perangkat pintar dapat digunakan untuk identifikasi dan verifikasi aset untung waktu jangka panjang.

    # 4) IoT Pabrik Terhubung (Smart Factory)

    Industri juga dapat menggunakan solusi pabrik yang terhubung IoT seperti Azure IoT untuk manajemen perangkat industri IoT. Perangkat lunak (software) cloud yang terhubung dapat diisi dengan sumber daya yang berbeda yang memungkinkan kontrol berbagai perangkat.

    Solusi pabrik yang terhubung dapat memberi laporan data matrik termasuk efisiensi peralatan dan data telemetri. Data dapat dikumpulkan dari aset yang berlokasi di lokasi geografis yang berbeda. 

    Anda dapat menggunakan solusi pabrik yang terhubung untuk menghubungkan, memantau, dan mengontrol perangkat industri jarak jauh.

    # 5) Manajemen Rantai Pasokan yang Cerdas (Smart Supply Chain)

    Manajer supply chain dapat meningkatkan prediksi akan kebutuhan melalui algoritma yang cerdas dan pengubahan rute. Perangkat IoT pintar yang terhubung dengan paket dapat memberikan informasi secara cepat setelah kejadian melalui sinyal GPS dan RFID yang dapat membantu membuat keputusan rantai pasokan yang terinformasi.

    Aplikasi IoT dapat membantu mengurangi risiko ketidakpastian dalam manajemen rantai pasokan. Manajer rantai pasokan dapat menggunakan program manajemen rantai pasokan yang cerdas untuk meminimalkan varians, mengurangi biaya, dan meningkatkan profitabilitas.

    Program-program tersebut dapat membantu dalam manajemen inventaris, vendor, manajemen armada, dan jadwal pemeliharaan.

    # 6) Pembaca Barcode Cerdas (Smart Barcode Reader)

    Pembaca barcode (barcode reader) IOT dapat membantu dalam manajemen persediaan (stock management) yang lebih baik untuk pengecer (retailer). Reader mendukung pemrosesan sinyal digital berbasis AI (artificial intelegence). Perangkat ini dapat mengoptimalkan kinerja berbagai sektor termasuk ritel, logistik, gudang, dan banyak lagi.

    Pembaca barcode berbasis IoT fitur koneksi data cloud untuk terhubung dengan sistem lain. Menggunakan pembaca barcode yang terhubung akan memudahkan proses pengelolaan inventaris.
    Pembaca barcode IoT dapat dimasukkan ke dalam troly belanja. 

    Reader menggunakan sensor berbasis AI untuk mendeteksi produk saat ditaro atau dikeluarkan dari troly. Reader dapat mentransfer data ke komputer secara otomatis, dan hal itu dapat menghemat banyak waktu dalam checkout sehingga menghasilkan pengalaman (user experience) yang lebih baik bagi pelanggan.

    # 7) Smart Grids

    Smart grid adalah aplikasi industri lain dari IoT. Grid ini memungkinkan pemantauan data secara real-time mengenai pasokan dan permintaan listrik. Solusi ini melibatkan kecerdasan komputer untuk pengelolaan sumber daya yang efisien.

    Perusahaan utilitas dapat menggunakan teknologi smart grid IoT untuk manajemen pemadaman yang lebih efisien. Mereka dapat menggunakan teknologi untuk mengidentifikasi distribusi beban listrik dan meningkatkan keandalan. Teknologi ini juga dapat membantu dalam pendeteksian kerusakan dan perbaikan.

    Dengan smart grid, utilitas dapat menghubungkan semua aset mereka termasuk meter dan gardu. Menerapkan teknologi IoT ke ekosistem grid memungkinkan perusahaan utilitas (Building Management) untuk melakukan kontrol yang lebih baik atas infrastruktur dan sumber daya listrik. Selain itu, solusi ini memungkinkan konsumen mendapatkan akses energi dengan berkualitas lebih baik.

    # 8) Sistem HealthCare Terintegrasi

    IoT memiliki banyak aplikasi di industri perawatan kesehatan. Teknologi ini dapat digunakan untuk menyediakan layanan medis berkualitas tinggi menggunakan perangkat medis pintar.

    Juga disebut Internet of Medical Things (IoMT), teknologi ini dapat membantu dalam memonitor dan mendukung data vital yang dapat membantu dalam membuat keputusan klinis. Dengan perangkat medis IoT, layanan medis dapat dibuat lebih mudah diakses oleh masyarakat.

    Perangkat medis IoT dapat membantu pemantauan pasien secara real-time dari jarak jauh. Perangkat dapat melaporkan keadaan darurat seperti serangan asma, gagal jantung, dll, segera ke dokter. Ini dapat meningkatkan banyak nyawa selamat.

    Perangkat IoT dapat mengumpulkan data perawatan kesehatan termasuk tekanan darah, kadar gula, oksigen, dan berat badan. Data disimpan secara online dan dapat diakses kapan saja oleh dokter. IoT mengotomatiskan alur kerja dengan memungkinkan penyediaan layanan perawatan kesehatan yang efektif kepada pasien.

    # 9) Pertanian Cerdas (Smart Farming)

    Petani dapat menggunakan aplikasi pertanian IoT pintar untuk mengoptimalkan banyak kegiatan yang berbeda seperti menentukan waktu terbaik untuk memanen tanaman, membuat profil pupuk berdasarkan pada kimia tanah, dan merasakan unsur hara tanah dan tingkat kelembaban.

    Teknologi IoT dapat membantu dalam pertanian yang tepat yang dapat menghasilkan produksi yang optimal. Pasar pemasangan perangkat pertanian IoT kemungkinan akan tumbuh pada tingkat 20 persen mencapai 75 juta pada tahun 2020, menurut laporan BI Intelligence.

    Beberapa contoh perangkat pertanian IoT termasuk Smart Elements, AllMETOE, dan Pynco. Perangkat ini dapat mendeteksi kondisi cuaca dan data lingkungan lainnya. Konsep pertanian cerdas dapat merevolusi industri pertanian. Aplikasi teknologi IoT dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian.

    Kesimpulan

    Internet of Things (IoT) menawarkan peluang sangat besar untuk bisnis. Teknologi ini telah menyebabkan desruptif di banyak industri yang berbeda. Lanskap bisnis perlahan berubah dengan evolusi teknologi IoT.

    Artikel ini menyoroti latar belakang teknologi IoT dan aplikasi teknologi yang terus berkembang. Memahami asal dan penerapan IoT dapat menempatkan bisnis Anda pada posisi yang lebih baik untuk memaksimalkan teknologi.

    Contoh solusi berbasis IoT yang disajikan dalam artikel ini menyoroti bagaimana bisnis dapat mengambil manfaat dari teknologi yang muncul. 

    Persaingan dalam dekade berikutnya akan sangat ditentukan oleh bagaimana perusahaan memanfaatkan teknologi inovatif. IoT akan menjadi teknologi terpenting yang diharapkan menentukan nasib banyak bisnis.

    No comments for "9 Contoh Penerapan Internet of Things (IoT) di Dunia Nyata"

    Berlangganan via Email